Pencarian

Bunda PAUD Gianyar Dorong Wajar 1 Tahun Prasekolah di 7 Kecamatan, Sosialisasi Dimulai dari Ubud

Jumat, 30 Oktober 2026 • 11:47:31 WIB
Bunda PAUD Gianyar Dorong Wajar 1 Tahun Prasekolah di 7 Kecamatan, Sosialisasi Dimulai dari Ubud
Bunda PAUD Gianyar menghadiri roadshow sosialisasi Wajar 1 Tahun Prasekolah di TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud.

GIANYAR — Roadshow sosialisasi Wajar 1 Tahun Prasekolah di Gianyar menyasar tujuh kecamatan secara maraton. Kecamatan Ubud menjadi salah satu titik yang dikunjungi, dengan pusat acara di TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud.

Agenda ini menempel pada kebijakan nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sasaran utamanya bukan hanya pendidik, tetapi juga orang tua peserta didik.

Apa Isi Sosialisasi Wajar 1 Tahun Prasekolah?

Penyambutan diisi penampilan anak-anak TK Negeri Hindu Widya Craya yang membawakan gerak dan lagu "Bunda PAUD Gianyar Mendukung Wajar 1 Tahun Prasekolah". Dalam kesempatan itu diserahkan pula Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta komik "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat".

Gerak-lagu dan komik edukatif tersebut merupakan ciptaan langsung Dr. Surya Adnyani Mahayastra. Keduanya telah mengantongi Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.

Mengapa Masa Prasekolah Disebut Krusial

Dalam arahannya, Dr. Surya Adnyani menekankan bahwa masa pendidikan prasekolah memegang peranan krusial. Fase itu menentukan kemampuan bahasa, berpikir, kemandirian, keterampilan sosial, karakter, serta kesiapan belajar anak melalui pengalaman yang menyenangkan.

Keberhasilan program, menurutnya, membutuhkan sinergi dan dukungan lintas sektoral. "Dukungan pemerintah daerah diwujudkan melalui pembangunan dan peningkatan sarana prasarana PAUD, seperti ruang kelas, taman, area bermain, hingga fasilitas pendukung lainnya agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman," ujar Dr. Surya Adnyani.

Seragam Gratis hingga Pemenuhan Gizi Anak

Pemkab Gianyar telah mengupayakan program Seragam Gratis (SERGAP) bagi anak yang menempuh pendidikan di PAUD negeri. Program itu dimaksudkan meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendorong partisipasi aktif anak dalam layanan prasekolah.

Pendidikan anak, lanjut Dr. Surya Adnyani, harus berjalan beriringan dengan pemenuhan gizi, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan secara menyeluruh. "Kita ingin memastikan setiap anak di Gianyar tidak hanya berkesempatan sekolah, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan sehat, aman, serta mendapatkan pendampingan penuh dari keluarga," tegasnya.

Lima Nilai Karakter yang Ditargetkan

Ketua Panitia yang juga Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pendidik dan orang tua. Fokusnya menanamkan lima nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK): religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.

Program ini sejalan dengan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, yakni 1 tahun prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar hingga menengah. Stimulasi optimal pada masa golden age dibutuhkan agar anak memiliki fondasi tumbuh kembang yang matang sebelum masuk Sekolah Dasar.

Sosialisasi menghadirkan narasumber Ni Made Budi Marettini, S.Pd., M.Pd. dari BPMP Provinsi Bali serta Ni Putu Arika Mulyasanti Pande, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Yayasan Pendidikan Putra Ika Santhi.

Follow www.lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarbali.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks