Pencarian

Gudang Arang di Melaya Jembrana Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 • 09:18:01 WIB
Gudang Arang di Melaya Jembrana Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta
Gudang arang di Melaya, Jembrana, ludes terbakar dengan kerugian ditaksir Rp 10 juta.

JEMBRANA — Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana Kade Bagus Darmawan menyatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 02.00 Wita. Sebelum api membesar, tetangga pemilik gudang, Miftahul Mubin, mendengar suara ledakan keras dari bambu yang terbakar.

Informasi suara ledakan itu kemudian disampaikan kepada Tauhid, yang langsung mengecek lokasi kejadian.

Api Sudah Membesar Saat Petugas Tiba

Setibanya di tempat kejadian perkara, kobaran api sudah meluas. Khawatir api merembet ke bangunan dan material lain di sekitarnya, Tauhid menghubungi Polsek Melaya agar laporan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran Jembrana.

Regu III Damkar langsung bergerak setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian. Besarnya kobaran api serta akses yang sulit dijangkau di sejumlah titik menjadi kendala penanganan.

"Api sudah membesar saat petugas tiba. Pemadaman dilakukan bersama warga sekitar hingga api berhasil dikendalikan," ujar Kade.

Tiga Armada Dikerahkan, 19.500 Liter Air Habis

Sebanyak tiga armada dikerahkan ke lokasi, terdiri atas satu mobil tangki merah, satu unit Hino tembak, dan satu unit Altora. Petugas menghabiskan sekitar 19.500 liter air dalam proses penanganan yang berlangsung kurang lebih tiga jam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Bara Dianggap Padam, Api Muncul Beberapa Jam Kemudian

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembuatan arang di lokasi. Sebelum kejadian, Tauhid mengaku mengakhiri kegiatan operasional pada Rabu, 28 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 Wita.

Pemilik gudang juga memastikan bara api di sekitar drum pembuatan arang sudah padam. Beberapa jam berselang, api justru membesar dan membakar atap gudang.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha pembuatan arang di Jembrana. Petugas meminta mereka tidak hanya memastikan api terlihat padam, tetapi juga memeriksa kembali sisa bara sebelum meninggalkan lokasi agar tidak menyulut material mudah terbakar.

Follow www.lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbali.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks