TP PKK Bali Gelar Aksi Sosial "Bergerak dan Berbagi" di Tiga Desa Bangli, 150 Warga Terima Bantuan Sembako

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 10 September 2026 | 09:17:01 WIB
Warga menerima bantuan sembako dalam Aksi Sosial "Bergerak dan Berbagi" TP PKK Bali di tiga desa Kabupaten Bangli.

BANGLI — Tiga desa yang menjadi lokasi kegiatan yakni Desa Pengiangan di Kecamatan Susut, Desa Pengotan di Kecamatan Bangli, dan Desa Satra di Kecamatan Kintamani. Di setiap lokasi, bantuan diserahkan kepada 50 penerima, sehingga total mencapai 150 orang.

Masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu. Penyaluran melibatkan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali, dengan bantuan tambahan berupa paket Gemarikan, sembako, susu, multivitamin, bibit pohon dan tanaman cabai, serta buku resep kuliner.

Apa Saja yang Dibawa TP PKK Bali ke Tiga Desa Bangli?

Rangkaian kegiatan di tiga desa tersebut mencakup empat layanan utama yang menyentuh kebutuhan berbeda. Pertama, penyaluran bantuan sosial bagi kelompok rentan. Kedua, bimbingan teknis memasak bagi 30 anggota PKK desa di setiap lokasi, bekerja sama dengan Bali Chef Community (BCC).

Ketiga, layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Keempat, vaksinasi rabies gratis bagi hewan penular rabies (HPR). Kombinasi ini menyasar aspek sosial, kesehatan, hingga peningkatan keterampilan keluarga.

Mengapa Bantuan Sosial Dirangkaikan dengan Bimtek Memasak?

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menekankan bahwa pemberian bantuan perlu dibarengi dengan peningkatan pengetahuan keluarga soal pangan sehat dan bergizi. Menurutnya, tempat tinggal bukan penghalang bagi keluarga untuk mendapatkan makanan berkualitas.

"Walaupun kita tinggal di desa, makanan yang dikonsumsi oleh keluarga harus tetap makanan yang baik dan penuh gizi," ujar Ny. Putri Koster.

Ia berharap anggota PKK semakin memperhatikan asupan makanan keluarga. Keterampilan mengolah bahan pangan lokal dinilai penting agar hidangan yang tersaji tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Bimtek memasak diarahkan untuk mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal. Keterampilan yang diperoleh diharapkan bisa dikembangkan menjadi peluang usaha produktif yang membantu perekonomian keluarga.

Respons Warga: Bantuan Dinilai Ringankan Beban Ekonomi

Ni Nengah Masih, anggota PKK Banjar Sunting, Desa Pengotan, mengatakan bantuan TP PKK Provinsi Bali sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, hingga anak-anak.

Hal senada disampaikan Ni Luh Sulastri, anggota PKK Dusun Padpadan, Desa Pengotan. Ia berharap Aksi Sosial "Bergerak dan Berbagi" dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak desa di Bali.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menyasar tiga desa di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta program dan bantuan yang dibawa selalu mendapat sambutan positif dan dinantikan masyarakat Kabupaten Bangli.

Layanan Kesehatan dan Vaksinasi Rabies di Setiap Lokasi

Selain bantuan sosial dan bimtek memasak, kegiatan di tiga desa dilengkapi layanan kesehatan gratis dan vaksinasi rabies gratis bagi HPR. Layanan tersebut memperluas manfaat aksi sosial, tidak hanya membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Melalui pendekatan yang memadukan bantuan sosial, edukasi gizi, peningkatan keterampilan, layanan kesehatan, serta pencegahan rabies, TP PKK Provinsi Bali berharap manfaat kegiatan ini berkelanjutan sekaligus memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Reporter: Feri Andika
Sumber: baliprawara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top