Pencarian

Edi Dharma Putra: Tes Urine 60 Kru Bus Trans Metro Dewata Digelar untuk Cegah Bahaya Narkoba

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:46:01 WIB
Edi Dharma Putra: Tes Urine 60 Kru Bus Trans Metro Dewata Digelar untuk Cegah Bahaya Narkoba
Tes urine bagi 60 kru Trans Metro Dewata digelar sebagai langkah preventif penyalahgunaan narkoba.

PT Restu Mulya Mandiri, perusahaan induk Trans Metro Dewata, menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bagi puluhan sopir dan kru bus di Denpasar, Jumat (22/8). Direktur Utama Edi Dharma Putra menegaskan pihaknya akan melakukan tes urine terhadap sekitar 60 kru sebagai langkah preventif penyalahgunaan narkotika.

DENPASAR — Keselamatan menjadi prioritas utama PT Restu Mulya Mandiri di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan transportasi umum. Perusahaan yang menaungi Trans Metro Dewata itu menggelar sosialisasi rutin tahunan yang menghadirkan narasumber dari kepolisian, BNN Kota Denpasar, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar di kantor mereka, Jalan Pulau Kawe, Jumat (22/8).

Kegiatan ini menyasar puluhan sopir dan kru bus dengan materi seputar tertib berlalu lintas, bahaya narkotika, hingga penanganan kebakaran sejak dini. Edi Dharma Putra menegaskan komitmennya memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaannya.

Tes Urine Seluruh Kru: Upaya Preventif Penyalahgunaan Narkoba

Edi Dharma Putra menyatakan akan segera menggelar tes urine bagi seluruh kru yang berjumlah sekitar 60 orang. Langkah ini diambil setelah perusahaan memberikan edukasi intensif mengenai bahaya narkotika bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

"Jangan sampai kru kita terkena narkoba. Kalau orang sudah kena narkoba, pulihnya sulit dan belum tentu tuntas, padahal masih ada peluang untuk mengulangi. Makanya, saya akan mengadakan tes urine untuk seluruh kru, sekitar 60 orang, untuk mencegah hal ini," tegasnya.

Selain narkotika, pengawasan ketat juga diterapkan terhadap konsumsi minuman beralkohol di lingkungan garasi. Perusahaan memanfaatkan kamera CCTV dan petugas keamanan untuk memastikan kondisi kerja tetap aman dan kondusif.

Edukasi Pemadaman Kebakaran: Antisipasi Bahaya Power Bank dan APAR

Keterlibatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar dalam sosialisasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan kru dalam menghadapi kebakaran. Edi menyoroti meningkatnya insiden kendaraan terbakar yang salah satu pemicunya adalah penggunaan perangkat pengisi daya yang tidak aman.

"Sekarang banyak sekali kejadian mobil terbakar. Salah satunya karena charging di mobil. Kalau mengecas HP saja tidak apa-apa, tetapi yang sering menyebabkan ledakan dan kebakaran itu power bank," jelasnya.

Setiap bus telah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, Edi menekankan bahwa kelengkapan tersebut tidak berarti tanpa pengetahuan kru dalam menggunakannya. Ia berharap edukasi dari petugas pemadam mampu menghilangkan kepanikan saat insiden terjadi.

"Jangan panik, kalau panik tidak akan menyelesaikan masalah. Setiap bus sudah kita lengkapi APAR. Walaupun kecil, fungsi awalnya bisa kita pakai. Sayangnya, kadang kalau terjadi insiden, kru panik dan tidak tahu cara menggunakannya. Inilah edukasi yang diberikan oleh pihak Damkar," ujarnya.

Jalan Tol Pacu Pertumbuhan Transportasi dan Minat Penumpang

Di sela-sela kegiatan, Edi mengamati bahwa perkembangan infrastruktur jalan, khususnya keberadaan jalan tol, mendorong peningkatan minat masyarakat menggunakan bus antarkota. Contohnya, perjalanan menuju Yogyakarta yang kini lebih cepat, memberikan kenyamanan bagi penumpang karena waktu perjalanan lebih singkat.

"Mobilitas orang terus berputar. Dengan perputaran mobilitas ini artinya pertumbuhan transportasi itu pasti ada. Sekarang banyak sekali PO baru bermunculan dan potensi peningkatan penumpang memang ada kecenderungan," kata Edi.

Meski demikian, perjalanan menuju Jawa masih menghadapi kendala pada penyeberangan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca, terutama saat gelombang laut tinggi. PO Restu Mulya yang beroperasi sejak 1984 masih didominasi rute menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta.

Dorong Pemerintah Daerah Sediakan Feeder Trans Metro Dewata

Edi juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi umum terintegrasi di Bali. Ia mendorong pemerintah daerah, baik kabupaten maupun kota, untuk menyediakan angkutan pengumpan atau feeder yang terhubung dengan Trans Metro Dewata. Keberadaan feeder dinilai krusial agar masyarakat di luar koridor utama tetap memiliki akses layanan transportasi umum.

"Perlu kiranya pemerintah daerah, kabupaten, kota membuat feeder, trayek pengumpan. Sehingga ada istilah bahwa trayek utama disuplai oleh trayek cabang maupun trayek ranting. Begitu pula sebaliknya," pungkasnya.

Follow www.lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dutabalinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks