Kafka COC Rilis Cara Belajar Fleksibel: Pahami Konsep Dulu, Rekam Visual, Bukan Hafalan Jadwal Ketat

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 05 September 2026 | 14:39:01 WIB
Kafka, peserta COC, menyampaikan strategi belajarnya yang fleksibel dalam sebuah siniar di kanal YouTube Sabrina Anggraini.

BALI — Kafka, yang tampil mengesankan di ajang COC, menegaskan bahwa kunci sukses akademisnya bukanlah jadwal belajar yang kaku. Dalam siniar Boss Mama di kanal Youtube Sabrina Anggraini yang dikutip Jumat (4/9/2026), ia menyebut proses belajarnya sangat bergantung pada kebutuhan dan suasana hati.

"Saya kalau belajar itu enggak tentu sebetulnya. Jadi sesuai mood dan kebutuhan, saya biasanya lakukan screening dulu materi tersebut apa, output-nya apa, dan manfaatnya apa," kata Kafka.

Mengubah Bahasa Rumit Jadi Percakapan Internal

Alih-alih menghafal, langkah pertama yang dilakukan Kafka adalah memahami gambaran besar atau inti dari topik yang dipelajari. Jika materi di buku terasa sulit dicerna, ia akan mengubahnya ke dalam bahasa sendiri lewat 'ngobrol' dalam pikiran hingga alurnya benar-benar dipahami.

Strategi ini membuatnya tidak perlu membawa pekerjaan rumah tambahan ke rumah. Ia mengaku memaksimalkan jam pelajaran di sekolah dengan fokus penuh, dan langsung mencari jawaban via internet atau bertanya ke guru saat ada konsep yang membingungkan.

Mengandalkan Rekaman Visual, Bukan Metode Loci

Untuk tantangan daya ingat cepat di COC, Kafka memilih jalur yang berbeda dari peserta lain yang umumnya memakai metode Loci atau Mind Palace. Ia lebih mempercayai kemampuannya untuk merekam gambar secara langsung dari apa yang dilihatnya di layar.

"Kalau mereka menggunakan metode Loci atau Mind Palace dengan mengasosiasikan kode bahasa, kalau saya pribadi seperti ngerekam apa yang ada di layar aja. Jadi visualnya langsung di numerasi di kepala," jelas Kafka.

Dengan mengulang gambaran visual tersebut secara konsisten, urutan informasi tersimpan otomatis di ingatannya. Cara alami ini terbukti membantunya memanggil kembali informasi secara tepat saat dibutuhkan dalam kompetisi.

Muraja'ah 10 Menit di Sela Waktu Luang

Di luar aktivitas akademis, Kafka menjaga keseimbangan hidup dengan rutin memanfaatkan waktu luang untuk ibadah. Ia membiasakan diri mengulang hafalan Al-Qur'an atau muraja'ah di sela-sela waktu kosong, seperti sebelum tidur atau saat kembali ke asrama.

Kafka kerap menggunakan waktu singkat sekitar 10 menit untuk mengulang bacaan Al-Qur'an. Kebiasaan ini dinilainya membantu menjaga fokus dan menyeimbangkan pencapaian intelektual dengan kebutuhan spiritualitas hariannya.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top