MANGUPURA — Kabaddi Badung menutup Kejurnas Kabaddi 2026 dengan status juara umum setelah menyabet empat medali emas di GOR Universitas Negeri Jakarta, 1-3 September 2026. Keempat emas tersebut diraih dari nomor super five putri, standar kabaddi putri, super five putra, dan standar kabaddi putra.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Badung sebagai basis pembinaan kabaddi terkuat di Indonesia. Ketua Umum Kabaddi Bali, I Made Sukawan Adika, menyebut kemenangan telak di laga final menjadi bukti nyata kualitas atlet binaan KONI Badung.
Bali tidak hanya menang, tetapi tampil perkasa di seluruh partai final. Pada nomor super five putri, Kartika Dewi dkk menghancurkan Kalimantan Timur dengan skor telak 29-5. Sebelumnya di semifinal, mereka menyingkirkan tuan rumah DKI Jakarta 24-3.
Hasil serupa diraih tim standar kabaddi putri. Ayu Suryaningsih dkk melaju ke final setelah mengalahkan Kaltim 26-9, lalu menundukkan Jawa Timur 24-6 di laga puncak. Sementara di sektor putra, Mepa dkk memastikan emas nomor super five usai mengalahkan Jatim 23-10 di final, dan Adi Brawirya dkk menaklukkan DKI Jakarta 25-17 pada nomor standar kabaddi putra.
Sukawan Adika menegaskan bahwa hasil ini bukan kebetulan. Ia menyebut pembinaan yang berjalan terukur dan dukungan penuh dari KONI Badung menjadi kunci utama di balik dominasi tersebut.
“Atlet Badung sangat dominan pada kejurnas ini. Raihan prestasi ini jadi bukti keberhasilan pembinaan yang terukur, juga bentuk perhatian dari KONI Badung yang selalu memotivasi cabor dalam berbagai even,” kata Sukawan Adika.
Ia menambahkan, persaingan di Kejurnas Kabaddi 2026 berlangsung ketat sejak hari pertama. Karena itu, gelar juara umum menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali di kancah nasional.
Ketua Umum Kabaddi Badung, I Kadek Sudharma Hariawan, menyampaikan terima kasih kepada Pengprov FOKSI Bali atas kepercayaan yang diberikan kepada atlet Badung. Ia berharap hasil ini menjadi batu loncatan untuk even yang lebih besar.
“Semoga ke depan atlet Badung bisa dilibatkan dalam even lain, sebagai ajang uji coba bagi tim bayangan Porprov Bali 2027,” ujar Sudharma Hariawan.
Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, mengapresiasi perjuangan para atlet dan tim pelatih. Ia menilai capaian ini luar biasa karena mampu mempersembahkan juara umum untuk Bali di tengah persaingan ketat antardaerah.
Sementara itu, pelatih kontingen I Gede Jaya Guna menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan panjang. Para atlet menjalani latihan rutin dengan intensitas yang terus ditingkatkan menjelang kejurnas.
“Hasil ini tidak membohongi usaha. Kami sudah mempersiapkan atlet dengan latihan yang intensif,” pungkas Jaya Guna.
Kejurnas Kabaddi 2026 diikuti delapan provinsi, yakni Lampung, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Bali. Dengan raihan ini, Kabaddi Badung menambah catatan positif pembinaan olahraga daerah dan menjadi modal berharga menghadapi Porprov Bali 2027.